Cara Bijak Mengenalkan Pendidikan Seks Sejak Dini kepada Anak

Pendidikan seks adalah salah satu hal yang sangat di perlukan dan harus di ketahui bagi anak-anak. Jangan karena menganggapnya sesuatu yang tabu, lantas anda tidak mengenalkan hal tersebut pada buah hati anda. Walaupun tentunya cara penyampainnya tidak dengan cara yang vulgar, tetapi wajib bagi anda membekali dia dengan pengetahuan tersebut. Hal ini sangat penting di lakukan, karena seperti yang kita tahu, kemajuan teknologi saat ini semakin menggila. Bahkan anak SD pun saat ini bisa dengan mudah mengakses internet dan melihat sesuatu yang belum seharusnya. Dan selain itu, era pergaulan saat ini cenderung bebas.

Anak-anak yang tidak dibekali dengan pendidikan seks sedari dini dikhawatirkan akan terjerumus ke dalam pergaulan yang justru bisa berakibat buruk terhadap masa depannya. Bagi anda orang tua yang peduli terhadap perkembangan anak, maka ada cara-cara bijak yang bisa anda lakukan untuk mengenalkan pendidikan seks sejak dini kepada buah hati anda. Dan berikut adalah caranya.

1. Bangun kebiasaan positif

Anda bisa memberikan pendidikan seks kepada anak dengan mulai mengajarkan kebiasaan-kebiasaan positif kepada mereka. Misalnya, melarang anak untuk buka baju di tempat umum atau terbuka, kemudian melarang anak untuk pipis di sembarang tempat dan lain-lain. Kebiasaan-kebiasaan ini akan membentuk anak untuk lebih menjaga organ-organ tubuhnya. Dengan memberikan kebiasaan positif sejak dini, anak akan selalu ingat dan terbawa hingga mereka dewasa untuk menjaga organ-organ yang menurut mereka penting untuk dijaga.

 2. Tanamkan sejak dini pentingnya menjaga organ tubuh tertentu

Selain mengajarkan kebiasaan-kebiasaan yang positif pada keseharian anak, langkah selanjutnya yang bisa dijalankan dalam rangka memberikan pendidikan seks kepada anak adalah dengan menanamkan betapa pentingnya menjaga organ tubuh tertentu, seperti alat vital yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Berikan penjelasan yang sederhana kepada anak, agar mereka bisa menerima dan faham.

 3. Membiasakan anak untuk berpakaian sesuai dengan identitas kelaminnya

Didalam memberikan pengertian kepada anak tentang pendidikan seks, orientasi tumbuh kembang anak harus sesuai dengan identitas kelamin tiap-tiap anak. Orangtua harus membiasakan anak untuk berpakaian sesuai dengan identitas kelaminnya sejak dini. Jangan sampai lalai, lalu si kecil terbiasa menggunakan pakaian yang tidak sesuai dengan kelaminnya. Misalnya si anak perempuan yang sering menggunakan baju laki-laki, maka bisa berubah menjadi tomboy atau anak laki-laki menjadi feminim. Jika hal ini terjadi, anak bisa mengalami kebingungan identitas seksual.

 4. Harus dilakukan orang terdekat

Orang terdekat setiap anak adalah orang tuanya, oleh karena itu usahakan orangtua aktif dalam mengajarkan pendidikan seks kepada anak, jangan sampai menyerahkan kewajiban ini kepada pihak lain, misalnya sekolah. Orangtua harus komunikatif, mau mendengarkan pertanyaan anak dan  rendah hati. Buat anak menjadi nyaman saat bertanya dan berikan jawaban yang membuat anak menjadi mengerti.

5. Disesuaikan dengan daya tangkap anak

Sesuaikan pendidikan seks anak dengan usia dan daya tangkap mereka. Meskipun masing-masing anak mempunyai daya tangkap yang berbeda, orang tua harus memastikan si kecil mendapatkan informasi yang benar dan positif. Misalnya untuk anak usia TK, pendidikan seks yang bisa diajarkan adalah dengan mengenalkan perbedaan jenis kelamin dan organ-organ kelamin antara dia dan teman-temannya.

6. Pemantauan terus-menerus

Memberikan pendidikan seks anak tidak hanya dilakukan sekali-dua kali, tapi juga perlu dilakukan pemantauan secara terus menerus. Misalnya, apabila anak mengalami mimpi basah atau menstruasi untuk yang pertama kali. Maka orang tua harus tahu, dan pastikan untuk mendampingi dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan anak dengan baik.  Jadilah orang tua sekaligus sahabat bagi anak, selalu ingatkan kembali mengenai fungsi alat kelamin dan larang anak untuk tidak menggunakannya secara sembarangan.

7. Segamblang mungkin

Pemberian informasi mengenai pendidikan seks kepada anak sebaiknya dijelaskan secara gamblang. Orangtua sebaiknya memberikan penjelasan yang benar serta menyeluruh. Dengan demikian anak tidak akan berimajinasi atau mengambil kesimpulan sendiri terhadap hal tersebut. Dan penjelasan yang setengah-setengah hanya akan memancing rasa penasaran anak. Sebaiknya Anda pancing rasa ingin tahu anak terlebih dahulu, selanjutnya jelaskan mulai dari titik yang mudah dipahami buah hati anda, dan jelaskan dengan bahasa yang mudah mereka pahami.

Itulah 7 cara bijak mengenalkan pendidikan seks kepada anak anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *