Cara Merawat Bayi Prematur

Bayi yang lahir sebelum usia kandungan sembilan bulan atau disebut dengan prematur, membutuhkan penanganan tertentu dalam perawatannya. Karena bayi prematur lebih rentan dibandingkan kondisi bayi yang lahir secara normal. Untuk itu, berikut akan kami ulas beberapa tips dalam menangani bayi prematur secara tepat dan tentunya aman.

1. Perawatan Pernafasan

Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah masalah pernafasan. Sehingga perawatan dengan menggunakan inkubator sangat dibutuhkan untuk seorang bayi yang lahir secara prematur agar suhu tubuhnya tetap terjaga dengan baik. Hal tersebut dikarenakan bayi prematur seringkali mengalami hipotermi. Sehingga, untuk masalah pernapasan, Anda sangat membutuhkan tambahan ventilator mekanik agar asupan oksigen tetap terpenuhi.

2. Menggunakan Perawatan Kangguru

Cara perawatan dengan sistem kangguru adalah dengan menggendong bayi Anda dan memasukkannya ke dalam baju Anda atau bisa dengan menggunakan gendongan yang memang khusus agar bayi tidak bersentuhan secara langsung dengan kulit Anda. Lakukan perawatan kangguru ini dengan perasaan gembira dan jangan ada kekhawatiran menyakiti bayi Anda. Sebab, bayi bisa mengetahui sentuhan, aroma tubuh, dan irama napas Anda dalam proses perawatan.

3. Perhatikan Mengenai Posisi Tidurnya

Pastikan posisi tidur bayi Anda adalah telentang, tengkurap atau tidak miring. Karena hal tersebut dapat bertujuan menghindari resiko kasus sindrom kematian bayi mendadak yang seringkali terjadi pada bayi yang lahir prematur. Anda mungkin akan sering terbangun di malam hari untuk memastikan bagaimana posisi tidur anak Anda.

Hal tersebut bisa berlangsung hingga enam bulan ke depan setelah masa melahirkan. Hal tersebut dikarenakan bayi yang prematur biasanya tidur lebih lama dibandingkan bayi yang lahir normal, namun durasi tidurnya yang lebih singkat.

4. Hindarkan Bayi dari Paparan Resiko Virus atau Bakteri

Berikan perlakuan yang ekstra terhadap perlindungan bayi Anda agar terhindar dari resiko tertular virus atau bakteri yang ada di lingkungan sekitar. Jika ada orang di rumah yang sedang sakit, pastikan bahwa bayi Anda jauh dari orang tersebut. Selain itu, jangan sampai bayi Anda dapat terhindar dari paparan asap atau polusi. Hal tersebut dapat beresiko pada bayi yang prematur, sebab paru – paru bayi prematur masih belum sempurna.

5. Kebutuhan akan Psikososial

Bayi yang lahir prematur juga merupakan seorang bayi yang sama sebagaimana bayi yang lahir dengan normal. Perlakuan lembut dan kasih sayang penuh yang didapatkan dari orang tua dan orang – orang terdekatnya, akan membuat perasaan bayi menjadi lebih nyaman. Sehingga, dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda dengan baik.

Perlakuan orang tua kepada bayi, juga bisa dirasakan oleh si bayi. Apalagi pada bayi yang lahir secara prematur. Keadaannya sangat membutuhkan perhatian ekstra dari Anda.

6. Gunakan Terapi Musik

Mendengarkan musik tidak hanya membuat nyaman orang dewasa, namun juga dapat menenangkan si bayi. Terapi menggunakan musik memang sangat bermanfaat dalam membantu meningkatkan perkembangan kemampuan otak, termasuk pada bayi prematur. Sehingga, memperdengarkan musik pada sang bayi sangat bermanfaat juga dalam proses tumbuh kembang bayi Anda meskipun ia terlahir secara prematur

Demikian beberapa tips dalam merawat bayi yang terlahir secara prematur. Karena dengan memberikan perawatan serta penanganan yang lebih ekstra dan serius, seorang bayi yang lahir prematur bisa merasakan proses tumbuh dan kembangnya seperti layaknya bayi yang lahir normal lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *