Tips Memilih Mainan Yang Tepat Bagi Anak

Tips Memilih Mainan Yang Tepat Bagi Anak

Ketika Anda melangkahkan kaki ke toko mainan, Anda akan disuguhi bertumpuk mainan dengan berbagai jenis dan warna. Namun, bagaimana Anda memutuskan mainan mana yang tepat? Dibawah ini adalah beberapa tips memilih mainan yang akan membawa dampak positif bagi anak Anda.

1. Meningkatkan Rasa Seni dan Imajinasi

Usia tiga tahun adalah masa emas dimana daya seni dan imajinasi berkembang dengan pesat. Anda bisa memilih mainan yang dapat digunakan anak dalam memperagakan atau berpura-pura menjadi sebuah tokoh dalam sebuah alur cerita, misalnya baju karakter raja/ ratu, piring dan makanan plastik. Anda juga bisa membimbing mereka untuk membuat sendiri kelengkapannya dengan menggunakan kertas berwarna, lem, gunting, pensil warna, dan glitter. Mereka dapat membuat bentuk-bentuk baru dalam 2D atau 3D, dimana hal ini akan juga meningkatkan rasa seni dan imajinasinya.

2. Menuntut Gerak Aktif

Perkembangan otot dan tulang anak juga membutuhkan mainan yang melibatkan aktifitas fisik didalamnya. Memandang game di layar gadget lama-kelamaan akan menimbulkan kejenuhan. Disamping itu, banyak anak tidak memiliki kompetensi dan kepercayaan diri dalam menggerakkan tubuhnya. Anda bisa memilih mainan seperti lompat tali, bola sepak, sepatu roda atau alat-alat olahraga sederhana lainnya.

3. Menumbuhkan Keingintahuan dan Pemecahan Masalah

Bermain memberi kesempatan bagi anak untuk melatihkan kemampuan-kemampuan baru. Carilah mainan yang mampu membangun cara berpikir logis dan kemampuan analitis mereka. Misanya puzzle, ular tangga, dan balok.

4. Merepresentasikan Objek Asli

Anak-anak merasa bahwa dirinya bisa dan mampu menggunakan apa yang digunakan orang dewasa. Oleh karena itu, Anda bisa memberi mereka mainan yang menyerupai objek aslinya. Misalnya telpon genggam mainan, alat masak plastik, ataupun mobil-mobilan. Selain itu, Anda dapat juga membeli rumah mini lengkap dengan karakter manusia yang dapat merepresentasikan seluruh anggota keluarga atau miniatur hewan dalam bentuk boneka.

5. Memiliki Banyak Bacaan Didalamnya

Pada tahap awal pertumbuhan anak, diperlukan juga mainan yang dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis. Untuk meningkatkan kemampuan membaca, Anda dapat mencari buku cerita bergambar yang sesuai dengan minat anak misalnya majalah anak, atau buku dongeng. Sedangkan untuk kemampuan menulis, huruf alfabet berwarna-warni dapat menjadi pilihan utama Anda.

6. Aman untuk Dimainkan

Merupakan hal penting untuk memperhatikan kesiapan anak dalam menggunakan mainannya. Bukannya menyenangkan, mainan justru terkadang membahayakan mereka. Klasifikasikan mainan berdasarkan kesiapan umur dan ketertarikan anak. Misalnya, jika anak Anda berumur tiga tahun, jangan melibatkan benda-benda kecil yang berpeluang besar tertelan atau membuat anak tersedak. Karena pada usia tersebut, anak seringkali memasukkan bermacam-macam objek ke dalam mulutnya.

7. Dapat Dimainkan Bersama Orang Dewasa

Papan permainan seperti monopoli bisa dimainkan bersama orang dewasa. Hal ini memiliki nilai plus dimana anak akan melatih kebahasaan dan kemampuan membangun relasi dengan anggota keluarganya. Keuntungan lainnya adalah untuk mengajari anak berbangga dengan kemenangan dan ikhlas pada kekalahan.

8. Mainan yang Tumbuh Bersama Anak

Banyak kasus dimana anak hanya menggunakan mainannya selama dua hingga tiga hari kemudian tidak menyentuhnya lagi. Untuk menghindari hal ini, Anda perlu membeli mainan yang cocok untuk digunakan di tahap pertumbuhan yang berbeda. Misalnya, miniatur hewan plastik digunakan saat batita sebagai peliharaan di dalam kotak mainannya. Ketika berumur empat atau lima tahun, mereka dapat menggunakannya sebagai alat untuk memperagakan sebuah cerita buatannya sendiri.

Setelah membaca tips di atas, apa Anda sudah merasa bijak dalam membeli mainan bagi anak Anda? Selamat berbelanja mainan anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *